Pages

Tuesday, April 25, 2023

Ferdinand Dimara Terpilih Sebagai Ketua DPC HPI Kabupaten Raja Ampat yang Baru Untuk Periode 2023-2028

Musyawarah Cabang Ke-3  DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia  (HPI) Kabupaten Raja Ampat telah dilaksanakan pada Sabtu, 15  April 2023 di D'Coral Resort, Waisai. Musyarawah ini dihadiri oleh 33 pramuwisata dan berjalan dengan tertib, aman dan lancar. Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua (Matias Rumbruren) dan Sekretaris (Alfa Ahoren) DPD HPI Papua Barat,  Ketua (Michael Mobalen) dan Sekretaris (Yosias Su) DPC HPI Kabupaten Sorong. 

Dari pihak pemerintah yang hadir adalah Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat. 

Ferdinand Dimara - Ketua DPC HPI Raja Ampat Periode 2023-2028

Matias Rumbruren,S.S. selaku Ketua DPD HPI Papua Parat, dalam sambutannya, mengatakan bahwa HPI sebagai organisasi profesi non-politik adalah mitra pemerintah yang tetap bekerja sama dalam memajukan pariwisata di Kabupaten Raja Ampat. 

Hal senada, juga disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Bpk. M. Hanif Fikri, S.S., M.M.Par., bahwa pemerintah bekerja sama dengan HPI dan para pemangku kepentingan lainnya untuk kemajuan kepariwisataan di Raja Ampat. 

Musyawarah DPC HPI Kab. Raja Ampat, Sabtu, 15 April 2023 di D'Coral Resort, Waisai, Raja Ampat

Dalam musyawarah cabang itu, Ketua DPC HPI Raja Ampat periode yang sebelumnya, Rani Iriani Tumundo, menyampaikan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan organisasi selama masa tugasnya, yang diterima dengan baik oleh para peserta. 

Selanjutnya para peserta Musyawarah Cabang DPC HPI  Raja Ampat juga telah melakukan pemilihan ketua yang baru. Dalam pemilihan tersebut, Ferdinand Dimara terpilih dengan jumlah suara terbanyak yakni 26 suara dari 33 Pramuwisata. 


Setelah dipilih sebagai Ketua DPC HPI Raja Ampat Periode 2023-2028, Ferdinand Dimara  mengatakan bahwa ia siap melanjutkan kepemimpinan DPC HPI Raja Ampat, dan membangun kemitraan dengan berbagai pihak untuk memajukan pariwisata di Raja Ampat. 

Sebagai Ketua DPC HPI Raja Ampat yang baru, Ferdinand Dimara memiliki visi dan missi sebagai berikut:

Visi

Menciptakan pemandu lokal yang handal serta terampil dan berakhlak baik secara berkelanjutan demi memberikan pelayanan kepemanduan yang menyentuh hati setiap insan wisatawan yang berkunjung ke Raja Ampat.


Misi

  • Membangun sinergitas yang baik antara Organisasi HPI dengan Pemda melalui dinas terkait serta stakeholder lainnya.
  • Menyelenggarakan kegiatan peningkatan SDM bagi pemandu lokal secara internal dan perekrutan anggota baru.

  • Menjadikan Organisasi HPI sebagai wadah pemersatu antar sesama anggota.
  • Mengoptimalkan hubungan antar sesama pemandu yang baik demi keharmonisan organisasi Himpunan Pramuwisata(HPI) DPC Raja Ampat.

  • Membangun hubungan yang baik antara HPI dengan masyrakat lokal atau masyarakat adat setempat.

Rapat Pleno 1, 2 dan 3 berjalan dengan baik hingga sore hari dan ditutup secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat. MR-DPD-HPI-PB

Saturday, April 15, 2023

Audiensi DPD HPI Papua Barat Dengan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Papua Barat

DPD HPI Papua Barat baru saja mengadakan audiensi dengan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Papua Barat Bpk. Neles Dowansiba, S.Pd., M.Si. pada Selasa, 11 April 2023.
Pertemuan itu berlangsung di ruang kerja kepala dinas di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Barat yang berlokasi di Arfai Gunung, Manokwari.

Dalam pertemuan tersebut, DPD HPI Papua Barat diwakili oleh Ketua Matias Rumbruren, S.S.; Wakil Ketua: Yansen Saragih, S.S., M. Par. serta Sekretaris Alfa Ahoren, S.Tr.Par. 
Foto bersama Pengurus DPD HPI Papua Barat dan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Papua Barat yang baru Bpk. Neles Dowansiba, S.Pd., M.Si.

Selama pertemuan tersebut DPD HPI Papua Barat mempresentasikan berbagai kegiatan yang selama ini telah dilaksanakan serta berbagai program kerja yang akan dilaksanakan di waktu-waktu mendatang. 
Ketua DPD HPI Papua Barat meminta agar Pemerintah Provinsi Papua Barat lewat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bersedia mendukung berbagai program terutama yang berkaitan dengan peningkatan kapasitas para pemandu dan fasilitas pendukung yang bermanfaat langsung bagi pelayanan terhadap wisatawan. 
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bpk. Neles Dowansiba, S.Pd., M.Si. memberi apresiasi terhadap berbagai masukan yang disampaikan oleh pengurus DPD HPI Papua Barat. 
Pertemuan yang berlangsung lancar dalam suasana kekeluargaan tersebut, sekaligus merupakan perkenalan antara pengurus DPD HPI Papua Barat dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang baru dilantik. 

Thursday, April 6, 2023

Statement DPD HPI Papua Barat Terkait Serah Terima Jabatan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Papua Barat yang Baru

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata baru saja menyelenggarakan kegiatan Serah Terima Jabatan (SERTIJAB) dari kepala dinas yang lama Drs. Ruland Sarwom, M.Si. kepada kepala dinas yang baru Neles Dowansiba, S.Pd., M.Si. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Barat di Arfai Gunung Manokwari.

Terkait dengan serah terima jabatan tersebut, Ketua DPD HPI Papua Barat Matias Rumbruren, S.S. memberi pernyataan sebagai berikut:

Statement HPI Terkait SERTIJAB Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata hari ini.




1. Sebagai organisasi profesi mitra pemerintah, HPI mendukung penuh keputusan Gubernur untuk menetapkan Kepala Dinas definitif untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Dinas yg selama ini dijabat pelaksana tugas (Plt). Dukungan penuh terhadap keputusan Kepala daerah merupakan wujud nyata asas kemitraan yang sejajar dan saling mendukung. 


2. Kami juga mengucapkan selamat kepada Bapak Neles Dowansiba sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat, kami menganggap bahwa beliau figur yg tepat krna telah menunjukkan kinerjanya sebagai birokrat yg pernah menduduki jabatan pimpinan struktural di berbagai OPD. Kemampuan manajemen dan memimpin beliau dirasa perlu juga untuk memimpin Dinas Kebudayaan dan pariwisata guna lebih memajukan Kebudayaan dan pariwisata di Papua Barat yg tentunya perlu juga MELIBATKAN organisasi profesi seperti HPI dll. 


3. Beban tugas yg berat dari sektor pariwisata sedang menunggu untuk dituntaskan oleh Kepala Dinas yg baru. Beberapa diantaranya:

a. Papua Barat perlu menetapkan Destinasi unggulan yg menjadi branding Papua Barat setelah Raja ampat yg sudah berpisah dan menjadi provinsi Papua Barat Daya. Destinasi baru tersebut harus benar-benar memliki nilai jual dan mampu ditonjolkan jadi wajah pariwisata Papua Barat. 

b. Kepala Dinas baru juga perlu membangun kemitraan yg solid dengan berbagai organisasi penggerak pariwisata seperti HPI, GIPI, ASITA, PHRI dll. Karna organisasi mitra yg ada telah mampu menunjukkan kinerja untuk mendatangkan wisatawan (devisa) seperti halnya yg ditunjukkan oleh HPI yg terus mendatangkan wisatawan dari berbagai-bagai negara. 

c. Kepala Dinas yg baru juga kiranya dapat memperjuangkan peraturan daerah untuk profesi PRAMUWISATA agar dapat menjadi payung hukum bagi insan PRAMUWISATA yg bekerja di Papua Barat. Perda yg telah lama diusulkan namun belum rampung sampai saat ini. 

d. Dan yang terakhir kami usulkan untuk pembentukan Badan Promosi Pariwisata Daerah agar segera dibentuk untuk dapat bekerja mempromosikan destinasi wisata Papua Barat agar dapat mendatangkan wisatawan dan tentunya berdampak pada pendapatan asli daerah dan peningkatan kesejahteraan rakyat yg terlibat dalam dunia kepariwisataan.