Pages

Saturday, November 16, 2019

HPI Survei Terumbu Karang di Pulau Mansinam

DPD HPI Papua Barat baru saja melaksanakan survey bawah laut di Pulau Mansinam Manokwari pada hari ini, Sabtu, 16 November 2019. Survey tersebut dilakukan oleh Ketua DPD Matias Rumbruren dan Koordinator Bidang Promosi Charles Roring. Kegiatan survei berlangsung selama satu setengah jam dari 16.00 sampai 17.30 di Pantai Sra-Oser. Kegiatan survey terumbu karang dijalankan dengan cara snorkeling dan freediving untuk mengetahui dari dekat kondisi terumbu karang yang ada di sebelah timur Pulau Mansinam. Meskipun perairan Mansinam sedikit berarus, survei berjalan lancar dengan jarak pandang mencapai lebih dari 15 meter.
Pada saat yang sama, para aktivis muda dari komunitas Mahasiswa Peduli Pariwisata (MPP) sedang mendekorasi pantai tersebut untuk dipersiapkan sebagai pantai wisata yang baru di kota Manokwari. 
Terumbu karang dan ikan tropis di Pulau Mansinam.
Terumbu Karang di Pulau Mansinam, Manokwari
Berdasarkan hasil survei singkat pada sore itu, diketahui bahwa kondisi terumbu karang di pantai ini relatif lebih baik dibandingkan pantai-pantai lain yang ada di dalam Teluk Dore, Manokwari. Ada banyak jenis ikan yang dapat dilihat dengan mudah pada kedalaman antara 1 hingga 10 meter. Beberapa di antaranya adalah butterflyfish, angelfish, surgeonfish, damselfish, coral breams, anthias, wrasse, parrotfish, cardinalfish, snapper dan lain-lain. 
Kondisi terumbu karang di Pantai Sora Oser Pulau Mansinam, Manokwari
Ratusan ikan kecil hidup di terumbu karang Pulau Mansinam
Pada daerah dangkal dengan kedalaman sekitar 0.5 sampai 1 meter, dasar pantai ditumbuhi padang lamun. Keberadaan lamun tersebut membantu mencegah butiran pasir halus dan lumpur menutupi terumbu karang. Oleh karena itu, pantai Sra-Oser ini cukup jernih.
Selama survei, baik Matias dan Charles tidak melihat adanya teripang di dasar laut. Padahal hewan echinoderm ini ikut memegang peranan penting dalam menyerap nutrient yang larut di air laut. Mereka berharap agar populasi teripang di perairan itu bisa dilindungi oleh masyarakat supaya kualitas kejernihan air di pantai Sra-Oser bisa semakin baik.
Bintang Laut Biru (Linckia laevigata)
Survei singkat ini membantu HPI dan masyarakat setempat untuk menentukan zona mana saja yang aman bagi para wisatawan dan zona yang tidak boleh dimasuki oleh wisatawan untuk mencegah kerusakan pada terumbu karang.
Terumbu karang di Pulau Mansinam, foto freediving
Kehidupan Laut di Terumbu Karang Pulau Mansinam, Manokwari
Ketua DPD HPI Papua Barat meminta kepada masyarakat kota Manokwari untuk mengurangi penggunaan kantung dan botol plastik, serta tidak membuang sampah plastik sembarangan yang akhirnya akan hanyut ke laut saat musim hujan. Masyarakat setempat menyambut positif rencana pengembangan Sra Oser menjadi pantai wisata dan berharap agar hal ini bisa bermanfaat bagi banyak orang.
Oleh Charles Roring

No comments:

Post a Comment