Showing posts with label HPI Raja Ampat. Show all posts
Showing posts with label HPI Raja Ampat. Show all posts

Wednesday, November 6, 2019

HPI Raja Ampat musnahkan 120 bintang laut berduri

Sorong (ANTARA) - Anggota Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, memusnahkan sebanyak 120 bintang laut berduri atau COT's yang merupakan hama perusak terumbu karang.
Sekretaris DPC HPI Raja Ampat, Maikel Sada di Sorong, Kamis, mengatakan anggota HPI Raja Ampat pada 6 -7 November 2019 melakukan aksi bakti sosial pembersihan bintang laut berduri di Distrik Misool, Raja Ampat Selatan.
Aksi pembersihan bintang laut berduri oleh anggota HPI Raja Ampat di Misool. (Foto Antara Papua Barat/ Ernes)
Dia mengatakan, aksi pembersihan bintang laut berduri yang dilakukan di Pulau Jam Misool, pihaknya berhasil memusnahkan sebanyak 19 bintang laut berduri yang telah merusak terumbu karang setempat.
Sedangkan aksi pembersihan di Pulau Olobi, kata dia, anggota DPC HPI Raja Ampat berhasil memusnahkan sebanyak 101 bintang laut berduri yang telah merusak terumbu karang setempat.
Ia menjelaskan, metode pemusnahan bintang laut berduri oleh anggota HPI Raja Ampat dengan cara menjepit dengan menggunakan alat penjepit yang terbuat dari bambu.
Dikatakan, bintang laut berduri yang dimusnahkan tersebut berada di dasar laut pada kedalaman rata-rata tiga sampai dengan empat meter. Kemudian anggota HPI Raja Ampat masuk ke dasar laut secara manual tanpa alat selam mengangkat bintang laut berduri tersebut guna dimusnahkan di darat.
Menurutnya, aksi pembersihan bintang laut berduri tersebut merupakan rasa tanggung jawab pemandu wisata anggota HPI sebagai ujung tombak pariwisata untuk menjaga agar terumbu karang tidak rusak dan tetap indah.
"Kami akan terus menjaga agar terumbu karang tetap terlestari sehingga pariwisata tetap berkelanjutan bagi generasi di masa yang akan datang," ujarnya.
Pewarta: Ernes Broning Kakisina
Editor: Alviansyah Pasaribu

Wednesday, August 8, 2018

HPI Raja Ampat Selenggarakan Pelatihan Penanganan Korban Kecelakaan

DPC HPI Raja Ampat baru saja menyelenggarakan Pelatihan dan Pengembangan SDM dalam Pariwisata yang Berkelanjutan Bagi Tour Guide HPI Raja Ampat. Pelatihan tersebut dilaksanakan di Waisai dan Arborek dari 1-4 Agustus dan disponsori oleh USAID, Conservation International, Flora and Fauna International, dan BASARNAS (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan.
Salah satu materi yang dipelajari selama pelatihan adalah Penanganan Korban Kecelakaan yang diberikan oleh BASARNAS.
Pelatihan Penanganan Korban Kecelakaan yang diberikan
oleh BASARNAS
Materi ini dianggap penting untuk diketahui karena selama bekerja memandu para wisatawan di lapangan, para pramuwisata (guide) sering dihadapkan dengan cuaca ektrim dan kondisi lapangan yang berbahaya. Hal tersebut bisa mengakibatkan terjadinya kecelakaan. Untuk menghadapi hal tersebut, para guide perlu dibekali dengan pengetahuan yang memadai tentang bagaimana menerapkan prosedur kesehatan dan keselamatan kerja sekaligus penanganan korban kecelakaan.
Pelatihan berlangsung lancar dan diikuti oleh para pramuwisata dengan penuh semangat.