Wednesday, July 25, 2018

HPI Menghadiri Rakor Teknis II ICBE

DPD HPI Papua Barat diundang oleh panitia International Conference on Biodiversity, Ecotourism and Creative Economy (ICBE) untuk hadir dalam Rapat Koordinasi Teknis II pada 25 Juli 2018 di Manokwari.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPD HPI Papua Barat Matias Rumruren, S.S. dan Pdt. Musa Moai koordinator Biro Organisasi yang juga adalah pramuwisata yang lancar berbahasa Jepang.
Ketua DPD HPI PAPUA BARAT 2018-2023 Matias Rumbruren dan Pramuwisata Minat Khusus berbahasa Jepang Bpk. Musa Moai
Dalam Rakor Teknis tersebut, DPD HPI Papua Barat diminta untuk menyiapkan sejumlah paket wisata untuk diberikan kepada sekitar 750 peserta baik dari dalam dan luar negeri yang akan hadir dalam konferensi internasional tersebut.

Manfaat ICBE bagi Papua Barat
Mendorong pemahaman pentingnya pembangunan berkelanjutan dan kegiatan pelestarian keanekaragaman hayati, pemanfaatan jasa lingkungan dan ekonomi kreatif berbasis budaya.
ICBE juga dimaksudkan untuk membangun komitmen bersama dalam memberikan tempat dan peran sentral masyarakat lokal dalam pelestarian alam serta pemanfaatan Sumber Daya Alam.
ICBE adalah sarana untuk meningkatkan kerja-sama/ koordinasi berbagai pemangku kepentingan baik dalam provinsi, antar provinsi, nasional dan masyarakat global.
Ruang Rakor Teknis II ICBE
ICBE memperkuat dan memperbaiki rencana maupun pelaksanaan Provinsi Konservasi lewat kerjasama berbagai pemangku kepentingan dan penyediaan data dasar (database) serta mendorong pembangunan museum sejarah alam Tanah Papua di Manokwari.
Dalam Rakor Teknis tersebut, DPD HPI Papua Barat diminta untuk menyiapkan sejumlah paket wisata untuk diberikan kepada sekitar 750 peserta baik dari dalam dan luar negeri yang akan hadir dalam konferensi internasional tersebut.
Menurut rencana, ICBE akan diselenggarakan pada tanggal 7-10 Oktober 2018 di Manokwari dengan tujuan untuk menyelaraskan pembangunan dan pelestarian keanekaragaman hayati serta pemanfaatan Sumber Daya Alam secara lestari dan berkelanjutan. C.R.

Wednesday, June 13, 2018

Rapat Perdana DPD HPI Papua Barat

Setelah sukses melaksanakan MUSDA pada 4-5 Juni 2018 dan memilih ketua yang baru, pengurus DPD HPI Papua Barat Periode 2018-2023 melaksanakan Rapat Perdana pada hari Rabu, 13 Juni 2018 di rumah ketua DPD HPI Papua Barat Matias Rumruren S.S.
Para pengurus yang hadir membahas sejumlah agenda penting yang terkait dengan organisasi dan berbagai hal yang berhubungan dengan kepemanduan.
Rapat Perdana DPD HPI PAPUA BARAT Periode 2018-2023
Setelah membicarakan berbagai hal seputaran HPI selama kurang lebih 3 jam, DPD HPI Papua Barat berhasil merumuskan sejumlah langkah - langkah yang perlu dilaksanakan dalam waktu dekat antara lain:

  • Membenahi administrasi organisasi
  • Melengkapi kepengurusan organisasi
  • Pembuatan Kartu Tanda Anggota
  • Persiapan Audiensi dengan Pemerintah Daerah Provinsi Papua Barat

Sejumlah guide juga membahas upaya - upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan Jepang ke kota Manokwari. Hal ini perlu dilakukan karena berdasarkan sejarah, di zaman Perang Pasifik, kota ini berfungsi sebagai markasnya bala tentara Kekaisaran Jepang.
Rapat berlangsung lancar meskipun sempat turun hujan deras. Setelah rapat selesai para pramuwisata yang hadir kemudian membicarakan serba serbi kepemanduan seperti pengembangan ekowisata di Pegunungan Arfak, Raja Ampat, Sorong, Tambrauw, Kaimana serta Manokwari. C.R.

Wednesday, June 6, 2018

Matias Rumbruren Pimpin HPI Papua Barat

Manokwari, (DPD HPI Papua Barat)-Matias Rumbruren resmi memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Provinsi Papua Barat dalam Musyarawah Daerah ke- 2 yang digelar di Manokwari, Selasa (5 Juni 2018).
Jabatan ketua DPD HPI Provinsi Papua Barat tersebut direbut oleh dua guide senior yakni Matias Rumbruren dan Yoris Wanggai namun yang terpilih menjadi ketua adalah Matias Rumbruren dengan perolehan 24 suara. Sedangkan guide senior Yoris Wanggai memperoleh 5 suara.
Ketua terpilih DPD HPI Papua Barat Matias Rumbruren, S.S.  saat menerima pataka HPI dari Ketua DPP HPI Papua Barat
Usai pemilihan ketua terpilih Matias Rumbruren bersama pengurus DPD HPI lainnya langsung dilantik oleh ketua umum Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Pramuwisata Indonesia Sang Putu Subaya.
Ketua Umum DPP HPI Sang Putu Subaya mengatakan bahwa Himpunan Pramuwisata Indonesia adalah organisasi mandiri dan menjadi pengurusnya butuh orang -orang yang siap bekerja dengan dedikasi untuk kemajuan pariwisata.
Ia mengatakan, ketua organisasi harus mengutamakan kepentingan organisasi daripada kepentingan pribadinya sehingga ada kepercayaan kerja sama anggota dalam menjalani organisasi tersebut.
"Mari kita kerja membangun pariwisata Indonesia terlebih khusus Papua Barat dengan moto kerja keras tapi bukan kerja sembarang, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas," ujarnya.

MUSDA DPD HPI PAPUA BARAT 4-5 Juni 2018  di Swissbel Hotel, Manokwari
Ketum berharap ketua terpilih Matias Rumbruren menjalankan tugas dengan baik dan berpegang teguh pada ADRT organisasi. Selalu membangun komunikasi dengan DPP sehingga program kerja yang telah ditetapkan dalam musyawara daerah dapat berjalan dengan baik.
"Tahun ini kuota sertifikat kompetensi bidang kepemanduan wisata bagi Papua Barat dari Kementerian Pariwisata sebanyak 200 orang. Diharapkan ketua terpilih memanfaatkan kesempatan ini untuk sertifikasi guide di Papua Barat yang belum tersertifikasi," katanya.
Ketua terpilih Matias Rumbruren yang memberikan keterangan terpisah, mengatakan kepercayaan sebagai ketua DPD oleh seluruh guide Papua Barat pada musda akan dijalankan dengan baik.
Matias mengharapkan dukungan seluruh anggota DPD HPI Papua Barat agar program kerja yang telah disepakati dalam musda dapat dilaksanakan selama periode 2018-2023 demi kemajuan pariwisata di Papua Barat
Text: Ernes Broning Kakisina, Foto: Charles Roring