Saturday, June 11, 2022

Dinas Pariwisata Kabupaten Sorong Selenggarakan Pelatihan Pemandu Ekowisata

Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sorong baru saja menyelenggarakan kegiatan pelatihan bagi pemandu ekowisata.

Staf ahli bupati Kabupaten Sorong menyematkan tanda peserta di pelatihan pemandu ekowisata
Staf ahli bupati menyematkan tanda peserta

Pelatihan Pemandu Ekowisata ini diselenggarakan tanggal 7 - 9 Juni 2022 di Gedung Keik Malamoi dan di Kampung Malagufuk. Pelatihan tersebut terbagi atas dua bagian yakni pemaparan teori dan praktek lapangan. 

Untuk keperluan tersebut, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sorong mengundang dua orang pembicara yakni Yansen Saragih, S.S., M.Par. - seorang akademisi dari Universitas Papua yang memaparkan materi mengenai dasar-dasar kepemanduan dan kode-etik pramuwisata dan Charles Roring, S.T. - seorang pramuwisata dari DPD HPI Papua Barat yang menjadi nara sumber untuk teknik kepemanduan ekowisata.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sorong Dorce Kalami S.IP, M.M.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Sorong menyalami peserta pelatihan

Staff Ahli Bidang Kemasyarakatan Bapak Luther Salamala S.Pd., M.PA  hadir mewakili Bupati Kabupaten Sorong. Ia meminta agar para peserta mampu menjelaskan berbagai atraksi wisata alam dan keunikan budaya masing-masing kampung kepada para pengunjung. Beliau mengharapkan agar peserta mau berusaha meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mereka jika ingin terjun ke dunia pariwisata.

Mengawali pelatihan tersebut, dalam kata sambutannya, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sorong Ibu Dorce Kalami, S.IP., M.M. meminta agar para peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan, supaya nantinya bisa menerapkan pengetahuan dan ketrampilan yang diperoleh ketika melayani tamu. 

Gedung Keik Malamoi Sorong
Pelatihan Pemandu Ekowisata
Untuk kegiatan praktek lapangannya, para peserta dibawa ke kampung persiapan Malagufuk. Kampung ini merupakan destinasi wisata pengamatan burung dan satwa liar yang sudah terkenal di tingkat lokal, nasional hingga ke manca negara. 

Pelatihan ini diikuti para peserta dari berbagai kampung yang tersebar di Kabupaten Sorong. 

Perjalanan menuju Malagufuk
Peserta pelatihan berjalan sepanjang jembatan papan menuju Malagufuk

Ketika praktek lapangan dilakukan, peserta dan panitia diterpa hujan deras di tengah hutan Malagufuk. Air hujan menyebabkan permukaan jembatan menjadi licin. Banyak peserta yang terpeleset dan bahkan ada yang terjatuh. Hal tersebut tidak menyurutkan semangat mereka. Para peserta terus berjalan kaki menelusuri jembatan kayu yang telah dibangun oleh pemerintah hingga tiba di Kampung Malagufuk. 

Para peserta bisa terinspirasi dan memperoleh pengetahuan lapangan tentang kepemanduan ekowisata setelah melihat dari dekat kondisi kampung Malagufuk yang terkenal sebagai destinasi wisata pengamatan burung di Kabupaten Sorong. YS & CR DPD HPI PB

1 comment:

  1. Hai, terima kasih informasinya sangat menarik.
    Kunjungi juga website kami di walisongo.ac.id

    ReplyDelete